BAYI MENINGGAL SEBELUM DIPOTONG ARI-ARINYA

Bagaimanakah apabila ada seorang bayi yang dilahirkan terus meninggal sebelum dipotong urinya(masyimah). Dan bagaimana cara merawat mayat tersebut ? Haruskah memotong urinya terlebih dahulu ataukah tidak ?

Muktamar NU ke 2 pada tgl. 9 Oktober 1927 di Surabaya memutuskan bahwa urinya tidak usah dipotong bahkan harus dirawat bersama-sama, karena uri tersebut hukumnya suci. Keteranga, dalam kitab Syarwani ‘ala Tuhfah :

 والجزء المنفصل ومنه المشيمة التي فيهاالولد طاهرمن الأدمي نجس من غيره.اماالمنفصل منه بعد موته فله حكم ميتته بلانزاع. ( الشواني على التحفة باب النجا سة

Bagian yang terpisah seperti ari-ari yang terdapat pada bayi, jika berasal dari manusia maka hukumnya suci, sedangkan dari selain manusia hukumnya najis. Adapun bagian yang terpisah setelah kematiannya, maka hukumnya seperti bangkainya tanpa ada perbedaan pendapat.